Arsitek Rumah Klasik Bandung


Rumah Klasik





Setiap Orang tentu memiliki selera yang ber beda-beda dalam menentukan type rumah tinggal yang diinginkan. ada yang bangga dengan gaya Arsitek Modern ada juga yang bangga dengan gaya Arsitek  Minimalis,Arsitek Tradisional,Arsitek Klasik dll.Namun Penilaian untuk orang yang menyukai Rumah bergaya Arsitek Klasik adalah orang berseni tinggi yang menyukai  Rumah seni tinggi pula tidak ada kata lain lagi selain Rumah Klasik tentunya.terlepas dari semua itu sebetulnya penentuan pilihannya tersebut adalah hasil akhir penentuan untuk kenyamanan hidup dalam rumah tersebut.

Rumah Klasik Nan Artistik
Arsitektur klasik adalah gaya bangunan dan teknik medesain yang mengacu pada zaman klasik Yunani yang memiliki citra Seni tinggi, seperti yang digunakan di Yunani kuno pada periode Helenistik dan kekaisaran Romawi. Dalam sejarah arsitektur, Arsitektur Klasik ini juga nantinya terdiri dari gaya yang lebih modern dari turunan gaya yang berasal dari Yunani.


Sejarah Bangunan Klasik
Saat orang berpikir tentang arsitektur klasik, umumnya mereka berpikir sebuah bangunan yang terbuat dari kayu, batu, dll. Dalam beberapa kasus hal tersebut benar, namun arsitektur rumah klasik juga banyak memiliki nafas modern dan desain gedung yang rumit. Misalnya, atap, tiang, bahkan struktur batu atau marmer dibuat dengan detail sempurna dengan gaya seni tinggi.
Langgam Arsitektur Klasik muncul bersamaan dengan dimulainya peradaban tulisan secara formal. Belum ditemukan secara spesifik kapan era ini dimulai maupun berakhir. Namun, jenis langgam ini banyak dijumpai di benua Eropa. Dalam beberapa alasan, jenis arsitektur rumah ini dibangun dengan tiga tujuan: sebagai tempat berlindung (fungsi rumah tinggal, sebagai wadah penyembahan Tuhan (fungsi rumah peribadatan) dan tempat berkumpul (balai kota, dsb). Untuk alasan kedua dan ketiga inilah bangunan ini dibuat sedetail mungkin dan seindah mungkin dan berseni tinggi dengan memberi ornamen-ornamen hiasan yang rumit.
Seiring waktu berlalu, bangunan menjadi lebih rumit dan lebih rinci. Beberapa peradaban yang tumbuh dari batu dan lumpur turut memperkaya ragam bentuk Arsitektur Klasik, misalnya candi dan kuburan orang-orang Mesir.

Arsitektur Klasik Saat Ini
Bentuk-bentuk arsitektur klasik masih eksis hingga saat ini dan diadopsi dalam bangunan-bangunan modern. Pilar-pilar besar, bentuk lengkung di atas pintu, atap kubah, dsb adalah sebagian ciri Arsitektur Klasik. Ornamen-ornamen ukiran yang rumit dan detail juga kerap menghiasi gedung-gedung yang dibangun di masa sekarang.
 Dua konsep modern dan klasik memang gampang- gampang susah untuk dipadukan dalam suatu hunian. Namun, dengan perencanaan desain yang baik, tentu bisa menghasilkan perpaduan yang menarik pula.
Konsep modern dan klasik adalah dua gaya yang berbeda, masing-masing memiliki keunikan dan ciri khas untuk menonjolkan konsep utama dalam hunian. Desain klasik umumnya cenderung rumit dengan adanya banyak ornamen. Biasanya dimiliki oleh penghuni rumah yang fanatik dan cenderung suka dengan arsitektur klasik berseni tinggi yang penuh hiasan.Sementara, gaya modern cenderung didominasi bentuk geometris yang tidak banyak hiasan, bahkan tanpa hiasan atau ornamen sama sekali. Meskipun dua desain ini berbeda prinsip, tak ada yang salah juga jika Anda ingin menggabungkan keduanya, asalkan tidak merusak estetika bangunan.
Biasanya penghuni rumah yang membangun rumah dengan memadukan dua konsep ini dilatarbelakangi kesukaannya pada kedua gaya tersebut. Karena alasan tersebut, konsep bangunan yang digunakan pada gaya hunian seperti ini sudah tentu jauh berbeda. Hal itu karena konsep desain klasik modern merupakan penyederhanaan gaya arsitektur klasik dengan perpaduan gaya arsitektur modern yang “Indonesia”. Artinya, sudah diadaptasikan dalam kecenderungan kesukaan orang Indonesia terhadap gaya modern.
Selanjutnya, penyederhanaan yang dimaksud, misalnya pada gaya klasik, Probo menyebutkan, berarti menghilangkan banyak unsur dekorasi yang terlihat “berat”, seperti kolom Corinthian atau Ionic yang biasanya ada pada desain klasik.Sementara, penyederhanaan unsur gaya klasik lainnya, tampak pada penggunaan lis profil yang tidak lagi sangat rumit tapi simpel. Seperti menggunakan satu lis tebal saja.Sementara, pada fasad bangunannya, menurut Probo, ciri bangunannya bisa merupakan perpaduan dari gaya klasik yang rumit dan gaya modern yang simpel. Keduanya saling menekan dan menetralkan sehingga muncul gaya arsitektur yang tidak terlalu rumit dan tidak terlalu sederhana.
Kelebihan dari gaya modern klasik adalah gaya ini kemungkinan diterima oleh penyuka gaya klasik dan modern. Perpaduan tersebut adalah gaya peralihan dari konsep gaya klasik yang berkembang pada era 1990-an menuju konsep gaya modern yang berkembang pada era 2000-an hingga sekarang.Untuk kekurangannya, gaya perpaduan tersebut cenderung lebih menekankan pada kesukaan pada bentuk indah fasad, tapi tidak pada fungsi ruang pada desain rumah.

Mau Desin dan bangun Rumah Klasik silahkan hubungi 
aisarchitect dan CV.aisJayaPratama : Jasa Design Arsitektur Dan Interior
Asep Iwan Sutedi
Contact : 081383462798 - 081809752581
Alamat : Komp : Permata Biru Blok AB No. 8 Cinunuk Cileunyi Bandung - Jawa Barat

2 komentar:

  1. rumah klasik bandung
    http://bandung.olx.co.id/arsitek-rumah-klasik-iid-63262452

    BalasHapus
  2. Anonim7:06 PM

    mantap gan,,,jadi ada ide buat para penyuka rumah klasik
    di bandung masih jarang yang bangun rumah klasik ini gan
    sukses slalu

    BalasHapus

Tolong komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan spam akan di hapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter.